'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Milad ‘Aisyiyah di Soe, Memacu Kemajuan Timor Tengah Selatan
17 Oktober 2019 11:56 WIB | dibaca 28
 
Timor Tengah Selatan, Suara 'Aisyiyah- TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal tersebar di seluruh pelosok ne-geri, termasuk di Soe Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT, yang berjarak tempuh 110 km dari Kota Kupang. Di Soe, ‘Aisyiyah sudah memiliki dua (2) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), yakni KB ‘Aisyiyah dan TK ‘Aisyiyah di Kecamatan Taubeno. Bahkan kedua satuan pendidikan tersebut sudah memiliki Nomor Pokok Sistem Nasional  (NPSN).
 

Di Soe, Timor Tengah Selatan, inilah Milad ‘Aisyiyah dipusatkan untuk mendorong agar Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten TTS lebih giat  mengembangkan pendidikan di desa sekitar. Di desa Tliu, kecamatan Amanuban Timur, misalnya, meskipun Muhammadiyah memulai merintis sekolah SD Muhammadiyah pada 2017 lalu, tetapi belum terdapat PAUD ‘Aisyiyah, demikian pun desa di sekitarnya. Kamsenakewa selaku Ketua PWA NTT, dalam kesempatan tersebut berharap, dengan adanya Milad yang dipusatkan di Soe dapat memacu Kabupaten TTS lebih maju dan tidak ada lagi anak yang tidak bersekolah.

Milad ‘Aisyiyah ke-105 dan Milad Satu Abad TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal di Soe, dimeriahkan dengan berbagai kegiatan antara lain kegiatan pelayanan berupa pemeriksaan gratis kepada masyarakat sekitar, dengan mendatangkan dokter dan ahli kesehatan dari Kupang beserta peralatannya. Hadir dalam acara tersebut Bapak Bupati TTS beserta istri yang turut melakukan pemeriksaan tekanan darah. Pada pemeriksaan tersebut, ibu hamil dan anak-anak serta lansia pun mendapatkan perhatian dengan pemberian makanan tambahan serta vitamin. Usai pemeriksaan, masyarakat yang kebanyakan berasal dari kelompok dhu’afa, diberikan buah tangan untuk dibawa pulang berupa bingkisan sembako. Selain pemeriksaan gratis, Milad diawali dengan  kegiatan Khitanan yang  diikuti 30 anak dari desa di sekitar Soe, termasuk desa Tliu. (IM.KS)

Shared Post:
Arsip Berita
Berita Terbaru
Berita Terkomentari