'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Muhammadiyah Bangkitkan Kesadaran Islam yang Mencerahkan
15 Februari 2019 11:03 WIB | dibaca 206

Suara Aisyiyah, Bengkulu - Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan bahwa Islam adalah din at-tanwir alias agama pencerahan. Maka Muhammadiyah dan umat Islam dituntut untuk menyebarkan Islam lewat hati, pikiran, dan tindakan yang cerah. "Muslim yang tercerahkan tidak akan mudah marah," kata Haedar dalam Pidato Pembukaan Tanwir Muhammadiyah di Rumah Dinas Gubernur Bengkulu, Jumat (15/2).

Dua alasan Muhammadiyah mengangkat tema "Beragama yang Mencerahkan", pertama, tuntutan Muhammadiyah menyebarkan spirit Islam yang mencerahkan. Kedua, masih dijumpai pemahaman dan pengamalan Islam yang tidak mencerahkan di kalangan umat Islam. Pemahaman tersebut seperti ghuluw (ekstrem), takfiri, politisasi agama, penyebaran hoax, dan intoleransi.

Agama Cerahkan Kehidupan Politik

Beragama yang mencerahkan dapat mencerahkan kehidupan publik dan berbangsa bernegara. Namun arus besar beragama itu kadang terhalangi kecenderungan politik yang mengeras. "Maka satu sama lain saling berbenturan," ujar Haedar.

Politik yang mengeras lalu menjadi urusan hidup mati, dan orang menjadi fanatik buta demi kemenangan pilihan politiknya. Politik tidak lagi menjadi urusan muamalah duniawiyah yang cair, tetapi menjadi keyakinan absolut. Menurut Haedar, situasi seperti memunculkan aura perang di Kurursetra dalam Kitab Baratayudha.

Tanwir dengan tema tersebut hadir untuk mencerahkan situasi tersebut, serta menyebarkan dan menggelorakan beragama yang mencerahkan. (ff)

Shared Post:
Arsip Berita
Berita Terbaru
Berita Terkomentari