'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Pleno ‘Aisyiyah kota Malang, Canangkan Panca Amal Sosial
14 Desember 2019 09:49 WIB | dibaca 95

 

 

Malang, Suara ‘Aisyiyah-Salah satu indiktor  bahwa sebuah organisasi itu dikatakan  berjalan adalah terlaksananya semua program secara tertib dan berkelanjutan,  karena itu Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Malang senantiasa komitmen dengan semua keputusan hasil musyawarah, salah satunya yaitu melaksanakan rapat pleno diperluas yang telah berlangsung di gedung DPRD  Jl Tugu kota Malang  (30/11/19).

Pleno diperluas ala PDA Kota Malang memang menjadi momentum yang selalu ditunggu oleh para pimpinan, mengingat agenda tersebut hanya dilaksanakan  pada  pekan ke -5. Dan dalam agenda tersebut  bisa bertemu dengan semua pimpinan dan para pembantu pimpinan baik dari majelis maupun lembaga  mulai dari ranting, cabang dan  daerah juga semua pimpinan Amal Usaha Aisyiyah. Dalam pleno ini akan dibahas secara tuntas  peelaksanaan program yang belum terlaksana  kemudian  berupaya bersama   mendapatkan solusi  untuk terlaksananya sebuah program.

Ada yang tak biasa dari pelaksanaan pleno diperluas kali ini selain tempatnya di gedung dewan, kali ini juga dihadiri Suryan Widati salah seorang anggota Aisyiyah yang juga istri mentri Pembangunan  Manusia dan  Kebudayaan, Prof Muhajir Efendi.

Pada kesempatan itu Widati panggilan karibnya, menjelaskan banyak terkait dengan tugas suaminya yang menurutnya semakin berat, dengan membawahi 7 kementrian ; kementrian pendidikan, agama, riset, kesehatan, sosial, pembangunan desa tertinggal, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Selain itu bertanggungjawab pada  kearsipan nasional, badan informasi, BKKBN, BMKG, BNPB, BPPOM,  perpustakaan nasional  juga TNI DAN POLRI.

Seakan curhat widawati mengatakan bahwa sebagai anggota Aisyiyah itu harus benar-benar ikhlas, “Sebagai Aisyiyah kita harus ikhlas, bapak itu pagi, siang, sore, petang dan malam yang dipikirkan hanya Muhammadiyah, bapak sebagai mentri juga membawa nama besar Muhammadiyah, akhirnya saya bisa mengerti dan dan semakin dewasa sehingga saya sekarang bisa ikhlas menjalani  semua, “ tuturnya.

Widawati juga mengingatkan pada peserta pleno agar dalam menggerakkan  Aisyiyah tidak eksklusif, tapi luwes bisa berinteraksi ke kanan dan ke kiri juga bijak dalam bermedia sosial dengan  pandai membaca  fenomnena, “Mengingat semakin berat  masalah yang harus kita tangani,” ujarnya.

Sementara itu Sri Herawati, ketua Pimpinan  Daerah Aisyiyah (PDA)  menyampaikan akan pentingnya revitalisasi revitalisasi ranting. Menurutnya karena begitu pentingnya, maka gerakan  Aisyiyah  mulai dari ranting hingga Pimpinan Pusat  tidak akan tidak akan pernah berhenti demi mewujudkan misi al-Maun.

Sri Herawati  juga menyampaikan terkait gerakan PANCA AMAL SOSIAL, yaitu gerakan atau kegiatan dakwah yang dilakukan Aisyiyah ditingkat ranting dan cabang untuk bisa dirasakan langsung oleh masyarakat luas sebagai pr4aksis al Maun  yang diarahkan pada pembinaan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat.

Adapun 5 gerakan amal sosila adalah; Pertama, gerakan  perempuan mengaji;  dengan mengdakan pengajian di lingkungan RT/ RW, pengajian untuk komunitasa tertentu dean pengajian rutin untuk pimpinan Aisyiyah  terkait ideologi berkemajuan. Kedua, ta’awun sosial ; dengan membantu saudara kita yang kesulitan  hidup, menguatkan aktivitas keshalehan sosial seperti berempati pada sesama juga dengan Gerakan Cinta Anak (GACA). Ketiga, pembinaan kesehatan  dan ekonomi; melalui gerakan Aisyiyah sayang ibu, sosialisasi kesehatan bayi dan balita serta pendampingan lansia sehat dan produk budaya bersama. Keempat,  damai bersama; dengan menciptakan budaya damai  islam berkemajuan dengan karakter washatiyah serta hidupkan gotong royong usaha menyelesaikan konflik. Terakhir, perawatan jenazah.

Usai sesi pertanyaan dan tanggapan  yang begitu aktif agenda diakiri dengan foto bersama dan berbincang santai   saling berbagi pengalaman  dalam menggerakkan Aisyiyah  di ranting maupun cabang. (Uzlifah)

 

 

 

Shared Post:
Arsip Berita
Berita Terbaru
Berita Terkomentari